Total Tayangan Halaman

Entri Populer

Kamis, 09 Februari 2012

Gua GONG



http://faktabukanopini.blogspot.com/
Goa Gong berada di perbukitan kapur yang terletak di Desa Bomo, Kecamatan Punung, sekitar 30 kilometer dari Kota Pacitan. Jalan menuju goa sudah sangat bagus sehingga bisa dituju menggunakan kendaraan bermotor jenis apa saja. Meski begitu, tetap patut diwaspadai, jalan menuju goa berkelok-kelok tajam dan berjurang.

Memasuki dalam goa, kita langsung disuguhi pemandangan yang menakjubkan. Batuan kapur stalaktit dan stalakmit yang terbentuk secara alami menghiasi seluruh dinding dan langit goa. Pemandangan bertambah eksotis ketika batu disiram oleh cahaya lampu aneka warna yang sekaligus untuk penerangan jalan.



Stewart GUA ES stewart

 Salzburg, Austria, 40 kilometer ke selatan dari kota Wuelfing, gua yang terbesar yang pernah di temukan. Namanya adalah "Stewart atau gua es." Scientific Anton Posselt pada tahun 1879 studi pertama eksplorasi dia kembali sebelum masyarakat setempat sudah tahu gua ini, gua ini seperti neraka," Inilah sebabnya mengapa penduduk sekitar tidak berani berdekatan dengan gua. gua ini memiliki 42 km panjangnya, tetapi hanya pada awal kilometer atau lebih ditutupi dengan salju dan es, yang karena pergeseran dari luar ke dalam salju mencair, berhenti di puncak gua, ke node lain pada es di musim dingin, siklus terbentuk selama bertahun-tahun lamanya. Gua es ini menjadi tujuan wisata terkenal dan menarik sekitar 20 juta pengunjung setiap tahunnya.

http://pic.dbw.cn/0/03/37/73/3377352_096368.jpg

Gua Memuat Gedung 40 Lantai


Peneliti menemukan gua yang diklaim sebagai gua terbesar di dunia, di Vietnam bagian tengah, dekat perbatasan dengan Laos. Gua Son Doong (artinya: gua sungai gunung) yang terletak di Taman Nasional Phong Nha-Ke Bang adalah gua yang panjangnya 3,8 km, dengan lebar sekitar 90 m, dan pada beberapa bagiannya, memiliki tinggi hingga 180 meter.

Ternyata gua ini mampu mengalahkan gua yang selama ini dianggap terbesar di dunia, yakni gua Deer Cave, di Taman Nasional Gunung Mulu, Kalimantan, yang memiliki panjang sekitar 2 km, lebar 150 m, dan tinggi sekitar 120 m.


Gua han son dong juga mampu memuat stadion Football Superdome di New Orleans, Lousiana AS.
Gua ini sendiri tersembunyi di hutan belantara yang begitu tebal sehingga sangat sulit ditemukan. “Butuh tiga ekspedisi untuk menemukan gua Hang Son Doong,” ujar Howard Limbert, pemimpin ekspedisi ke gua terbesar di dunia itu.
Untuk menemukannya, Limbert harus dibantu oleh penduduk lokal bernama Ho Khanh, yang menemukan gua itu saat ia muda karena dikejar-kejar oleh pasukan musuh saat perang Vietnam.
Di dalam gua Son Doong, ternyata terdapat begitu banyak hal yang luar biasa. Pada satu bagian gua itu memiliki ruangan yang begitu besar, sehingga mampu memuat stadion Football Superdome di New Orleans, Lousiana AS.
Di rongga yang mahaluas itu, bahkan terdapat semacam hamparan hutan yang ditumbuhi berbagai pohon setinggi sekitar 30 m. Pada bagian lainnya, gua itu malah mampu memuat gedung bertingkat 40 lantai, karena memiliki tinggi lebih dari 240 m.
Di bagian langit-langitnya bahkan terdapat semacam gumpalan awan. Sementara dari bagian bawahnya terdapat batu-batuan kalsit yang menjulang ke atas hingga sekitar 60 m. Ia juga memiliki lorong-lorong yang pada saat tertentu terendam oleh air, sehingga hanya bisa dilalui pada musim panas.

gua marble



 



Rifainews Dengan "Marble Cathedral" Goa Terindah di Dunia - Gua ini terletak di danau air tawar terbesar kedua di Amerika Selatan, tepatnya di General Carrera di Patagonia, Chile. Cahaya yang terpantul ke dalam gua yang berisi air ini mengukir dinding marmer gua dan menciptakan pertunjukkan cahaya menakjubkan.

"Pengalaman pergi ke gua ini selalu berbeda karena cahaya dan ketinggian air danau selalu berubah," ujarnya.fotografer Linde Waidenhofer (67)

Pandangan Danau Umum Carrera dari dalam Katedral Marmer. Linde Waidehofer, dari Colorado di Amerika Serikat, perjalanan ke tempat terpencil yang terletak di ujung paling selatan Chili untuk menangkap keajaiban alam

Keajaiban alam Marble Cathedral layak menjadi jaringan gua tercantik di dunia. Kuil biru langit yang diciptakan alam ini menunjukkan betapa berharganya Bumi.

Gua ini terletak di danau air tawar terbesar kedua di Amerika Selatan, tepatnya di General Carrera di Patagonia, Chile. Cahaya yang terpantul ke dalam gua yang berisi air ini mengukir dinding marmer gua dan menciptakan pertunjukkan cahaya menakjubkan.


Rabu, 08 Februari 2012

misteri kehidupan manusia dibawah gua

Legenda menyebutkan ada kehidupan di bawah tanah, dan pintu masuknya terletak di kutub utara. Legenda itu muncul sejak zaman Plato yang berkeyakinan, bahwa di dalam bumi penuh dengan terowongan dan lubang. Apakah legenda itu benar?

Doktor Ilmu Geologi dan mineral dari Russian Academy of Natural Sciences, Mark Sadikov mengatakan, manusia tidak akan bisa masuk ke dalam perut bumi, karena tidak ada lubang di kutub utara. Wilayah di utara merupakan zona laut dalam, dan terdapat palung di beberapa bagiannya.
Pejabat riset di Arctic and Antarctic Research Institute, Maria Gavrilo juga mengatakan, tidak pernah mendapatkan lubang di wilayah utara saat melakukan riset di wilayah tersebut. Bahkan, wilayah kutub utara sendiri merupakan lautan yang tertutup es secara penuh.
Di abad 21, kemungkinan adanya lubang itu diteliti kembali. Pakar pendukung teori lubang bumi menyebutkan medan magnet yang berbeda-beda sebagai indikasi. Mereka juga merujuk pada sinar aurora yang merupakan gas yang muncul di kutub.
Pendukung teori itu menyebut, kompas selalu bertingkah aneh saat mendekati kutub. Banyak peneliti juga menyebutkan angin hangat sering berhembus dari kutub utara yang kemungkinan berasal dari lubang besar yang ada di sana.
Maria Gavrilo membantah teori medan magnet. Ia menyebut medan magnet di kutub utara dan selatan terus bergerak meluas. Penelitian di dua kutub itu menunjukkan keduanya tidak stabil dan berpindah secara aktif.
Sementara munculnya aurora polaris merupakan fenomena unik yang dihasilkan oleh atom di bagian atas atmosfer. Aurora itu berbetuk zona oval di atas kutub.
Astronot dari ruang angkasa bisa mengamati bumi berpendar seperti halo di bulan. Namun, dari bumi cahaya itu hanya bisa dilihat di kutub. Aurora polaris bisa sangat besar diakibatkan oleh pengaruh interferensi sinyal radio.
Peneliti mengatakan, merupakan sesuatu yang normal kompas menjadi tidak terkendali saat mendekati kutub. Hal itu, karena medan magnet bumi sangat kuat di dekat kutub dan penunjukkan kompas yang tak karuan adalah usaha untuk menunjuk ke suatu arah tertentu.
Mayoritas ide lubang di dalam bumi lebih banyak berdasarkan asumsi dan bukan data ilmiah. Menurut penelitian, lubang yang mungkin ada hanya gua karst. Kehidupan di dalam bumi juga tidak mungkin, karena tidak cukup ruangan di bawah permukaan bumi.
Kedua tekanan dan suhu naik drastis di kedalaman tertentu. Saat tambang dibuat lebih dalam dari satu kilometer di Afrika, tempat itu harus dilengkapi pengatur suhu karena ruangan menjadi sangat panas.
Pendukung lubang di dalam bumi menyatakan, seharusnya planet memiliki bobot lebih besar jika tidak ada lubang. Tapi Maria Gavrilo mengatakan, saat menghitung berat bumi harus berdasarkan massa yang bukan diam tapi bergerak. Jika kenyataan itu diabaikan, maka penghitungan oleh peneliti akan mendapatkan hasil yang salah.
Teori planet bumi berlubang ini akan terus menjadi misteri. Karena hingga kini, lapisan bumi yang disebut lithosphere masih misteri, dan tidak ada orang yang tahu apa yang ada di dalam lapisan yang lebih dalam dari lapisan itu.